Muhammadiyah Kecam Serangan Militer AS-Israel Terhadap Iran
Cakra Media - Matan Golan/SOPA Images/LightRocket via Getty Images
A A A
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengecam serangan gabungan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Serangan tersebut telah menyebabkan lebih dari 555 orang meninggal dunia menurut Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).
Melalui Surat Pernyataan Resmi Nomor 16/PER/I.0/B/2026, PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni menyatakan “Kami mengecam dengan sangat serangan tersebut dan kami memandangnya sebagai pelanggaran atas Hak Asasi Manusia, hukum internasional, dan pengabaian atas keputusan-keputusan Perserikatan Bangsa-Bangsa.”
Muhammadiyah juga meminta PBB untuk memberikan sanksi yang tegas terhadap AS dan Israel. “Kami menyerukan Perserikatan Bangsa-Bangsa memberikan sanksi tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel atas pelanggaran tersebut dan mewujudkannya dengan langkah yang nyata,” kata Syafiq.
BACA JUGA : Pekerja dan Manajemen PT Berau Karetindo Lestari, Mencapai puncaknya. Dewan Pengurus Cabang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia DPC (SBSI) 1992
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Muhammadiyah turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei, korban serangan AS-Israel, dan korban serangan balik Iran. “Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei dan korban lainnya yang menjadi sasaran Amerika Serikat dan Israel ke Republik Islam Iran. Belasungkawa yang sama kami sampaikan bagi korban serangan balik Iran di beberapa negara Arab,” ujar Syafiq.
BACA JUGA : Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
Muhammadiyah mengajak negara-negara Arab untuk mengedepankan dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah.
Muhammadiyah menyatakan bahwa “Iran maupun negara-negara Arab saling menahan diri dan mengedepankan dialog untuk tidak terlibat konflik lebih jauh antar sesama anggota Organisasi Kerjasama Islam,” serta menambahkan “Kami mendorong dilakukannya dialog dan langkah-langkah diplomasi untuk menyelesaikan konflik di kawasan Timur Tengah tersebut.” Organisasi keagamaan tersebut juga menegaskan “Kami mengajak semua negara, lembaga-lembaga multilateral dan bilateral, tokoh-tokoh agama dan kekuatan masyarakat pada umumnya untuk ikut menciptakan kedamaian dan keadilan global dan mengecam segala bentuk tindakan yang semena-mena yang menyebabkan kerusakan dan hancurnya peradaban di muka bumi.”
BACA JUGA : Website Disdik Jabar Malfungsi Massal, Ribuan Wali Murid Terjebak 'Prank' Pengumuman
Muhammadiyah tetap mengingatkan kepada negara-negara Arab untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina. “Kami mendorong agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Organisasi Kerjasama Islam segera mengambil langkah-langkah untuk mengakhiri genosida terhadap bangsa Palestina, serta segala bentuk kekerasan dan mencegah ketegangan antarnegara di kawasan Timur,” tegas Syafiq.
Penulis : Keitaro Alfarizi
Sumber Berita: Muhammadiyah
Berita Terkait
Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Polres Barsel Ziarah ke TMP Abdi Kencana: Komitmen Lanjutkan Pengabdian Pahlawan
Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80
Berita ini 43 kali dibaca
Tag : Amerika Serikat iran Israel Muhammadiyah
Berita Terbaru
Berita Utama
Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Hukum
Ketika Hukum Kehilangan “RUH”
Nasional
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik
Hukum
Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru
Berita Utama
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Nasional
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan




