Mitsubishi Electric Percepat Adopsi Industry 4.0 dengan Teknologi Digital Twin
Cakra Media - INDUSTRY.co.id - Jakarta - Transformasi industri manufaktur di Indonesia semakin menuntut efisiensi, fleksibilitas, serta ketepatan perencanaan di tengah persaingan global yang kian kompetitif. Dalam konteks tersebut, pemanfaatan teknologi digital twin dinilai menjadi langkah strategis untuk mempercepat adopsi industri berbasis teknologi sekaligus memperkuat ketahanan operasional sektor manufaktur nasional.
Mitsubishi Electric melalui unit bisnisnya di Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan transformasi manufaktur cerdas dengan memperkuat solusi digital manufacturing serta menghadirkan berbagai inisiatif edukasi bagi pelaku industri. Upaya ini sejalan dengan dorongan pemerintah melalui program Making Indonesia 4.0 yang menargetkan peningkatan produktivitas serta daya saing industri nasional melalui adopsi teknologi mutakhir.
Transformasi industri saat ini tidak lagi hanya berfokus pada otomasi proses produksi, tetapi juga menuntut kemampuan perusahaan untuk melakukan prediksi, validasi, dan optimalisasi proses secara menyeluruh sebelum diterapkan secara fisik di pabrik. Dalam ekosistem Industry 4.0, simulasi digital memungkinkan perusahaan untuk menguji sistem produksi secara virtual, mulai dari perancangan tata letak lini produksi, alur material, hingga interaksi antar mesin dan robot.
Melalui representasi digital tersebut, perusahaan dapat mengevaluasi performa sistem produksi sekaligus mengoptimalkan desain sebelum fasilitas produksi dibangun atau dimodifikasi. Pendekatan ini membantu industri mengurangi potensi risiko sekaligus meningkatkan efisiensi investasi.
Teknologi digital twin juga berfungsi sebagai fondasi peningkatan berkelanjutan dalam operasional manufaktur. Insight yang dihasilkan dari proses simulasi dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan sistem produksi yang lebih adaptif dan berbasis data. Untuk mendukung penerapan teknologi ini, Mitsubishi Electric menghadirkan perangkat lunak simulasi MELSOFT Gemini yang dirancang untuk memudahkan implementasi digital twin di lingkungan manufaktur.
Sebagai bagian dari komitmen mendorong adopsi teknologi manufaktur cerdas, Mitsubishi Electric Indonesia juga menyelenggarakan rangkaian seminar eksklusif yang menghadirkan demonstrasi langsung simulasi digital manufacturing. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pelaku industri dan telah digelar di sejumlah kawasan industri, di antaranya di Surabaya dan Karawang yang dikenal sebagai pusat aktivitas manufaktur nasional.
Sales Manager Divisi Factory Automation and Industrial Mitsubishi Electric Indonesia, Ivan Ferdyan, mengatakan bahwa transformasi industri membutuhkan pendekatan yang lebih terintegrasi dan berbasis prediksi.
“Transformasi industri saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih prediktif dan terintegrasi. Melalui pemanfaatan digital twin, kami yakin pelaku industri dapat meminimalkan risiko implementasi sekaligus meningkatkan efisiensi sejak tahap perencanaan. Kami berharap inisiatif ini dapat mempercepat adopsi Industry 4.0 dan memperkuat daya saing manufaktur Indonesia di tingkat global,” ujarnya.
Melalui pemanfaatan teknologi digital twin, Mitsubishi Electric Indonesia berharap dapat mendorong terciptanya sistem produksi yang lebih cerdas, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi industri manufaktur Indonesia dalam persaingan global.




