Wakil Presiden Ke-6 Try Sutrisno Wafat, Negara Kehilangan Putra Terbaik
Cakra Media - Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya Wakil Presiden Ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno pada Senin (2/3), di tengah-tengah bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyebut almarhum sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang telah mendarmabaktikan seluruh hidupnya untuk Indonesia.
Try Sutrisno wafat pada usia 90 tahun saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (2/3/2026) pagi.
"Tentunya kita merasakan dukacita yang sangat mendalam. Beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa Indonesia yang telah mengabdikan diri, mendarmabaktikan seluruh hidupnya untuk bangsa dan negara," ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Wafat di Bulan Suci Ramadhan
Mensesneg juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memanjatkan doa terbaik bagi almarhum. Ia menyoroti momen berpulangnya sang jenderal yang bertepatan dengan bulan suci.
"Mari kita panjatkan doa supaya Beliau diampuni segala dosa dan kesalahan, diterima segala amal perbuatan, dan apalagi Beliau dipanggil menghadap Allah SWT pada bulan yang suci, bulan Ramadhan," lanjutnya.
Almarhum Try Soetrisno, pada tahun-tahun terakhir sebelum berpulang, masih aktif mengabdikan dirinya untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan kebangsaan, termasuk menjadi Wakil Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk masa jabatan 2022–2027.
Informasi terbaru, jenazah almarhum dimandikan di RSPAD. Usai prosesi pemulasaraan rampung, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul:




