Tren Perjalanan Bumerang Meningkat di Tiongkok: Tiket Satu, Dua Destinasi
Sumber Foto: Vietnam.vn
Lifestyle

Tren Perjalanan Bumerang Meningkat di Tiongkok: Tiket Satu, Dua Destinasi

Menurut laporan dari media Tiongkok, " wisata bumerang" adalah bentuk perjalanan di mana penumpang membeli tiket penghubung "ABC", di mana A (kota keberangkatan) dan C (kota kedatangan) secara geografis berdekatan, dan B (kota transit) adalah tujuan sebenarnya yang ingin mereka kunjungi.

Dengan memanfaatkan waktu transit yang panjang antara dua penerbangan (biasanya 30-60 jam), penumpang dapat menikmati kuliner lokal, mengunjungi tempat wisata, dan membeli suvenir di kota B, sehingga mencapai tujuan "mengunjungi banyak kota dengan biaya rendah".

Biasanya, seorang pelancong hanya perlu menghabiskan sekitar 600 yuan (sekitar 2 juta VND) untuk tiket pesawat dari Tianjin, dengan transit di Chengdu dan tujuan akhir di Beijing.

Dengan waktu transit yang bisa berlangsung lebih dari 30 jam, mereka dapat meninggalkan bandara, menikmati kuliner lokal, dan mengunjungi tempat-tempat terkenal di Chengdu sebelum melanjutkan perjalanan ke Beijing. Setelah menjelajahi Beijing, mereka dapat naik kereta cepat kembali ke Tianjin dengan biaya yang sangat terjangkau.

Daya tarik wisata boomerang semakin meningkat berkat kebijakan pendukung dari industri penerbangan, dengan banyak bandara di kota-kota transit utama seperti Beijing, Shanghai, Chengdu, Wuhan, dan Chongqing menawarkan akomodasi gratis untuk penumpang transit. Beberapa maskapai penerbangan juga menawarkan kamar hotel gratis dengan jangka waktu terbatas kepada penumpang yang memenuhi syarat.

Menurut data dari platform perjalanan CTrip, sejak awal tahun 2025, "perjalanan pulang-pergi" telah mencatat pertumbuhan yang mengesankan, dengan kota-kota transit populer termasuk Beijing, Wuhan, Chengdu, Qingdao, Dalian, Wuxi, dll.

Bapak Lam Tri Kiet, seorang ahli penerbangan, percaya bahwa format ini tidak hanya membantu wisatawan menghemat biaya tetapi juga membuka arah baru bagi industri pariwisata, mengubah perjalanan yang sebelumnya membutuhkan liburan panjang menjadi rencana perjalanan yang dapat diselesaikan hanya dalam satu akhir pekan. Namun, beliau juga mencatat bahwa format ini mengharuskan wisatawan untuk memiliki pemahaman yang baik tentang peraturan penerbangan dan kemampuan untuk mengatur waktu mereka secara fleksibel.

Saat ini, platform perjalanan online utama di Tiongkok belum secara resmi meluncurkan produk yang disebut "tiket pesawat boomerang". Namun, dengan daya tariknya yang terus meningkat, banyak ahli memperkirakan bahwa ini bisa menjadi produk pariwisata potensial dalam waktu dekat.

vov.vn

Sumber: https://baolaocai.vn/gioi-tre-trung-quoc-ro-mot-du-lich-boomerang-mot-ve-hai-diem-den-post894086.html