Tren Perjalanan 2026: Dari Kecantikan hingga Sastra
Memasuki tahun 2026, industri pariwisata global menyaksikan pergeseran dari pariwisata massal ke perjalanan yang sangat personal dan penuh pengalaman. Alih-alih hanya berfokus pada "check-in" di destinasi terkenal, para pelancong kini memprioritaskan perjalanan dengan tempo lebih lambat yang mempromosikan kesehatan, peremajaan, dan koneksi yang lebih dalam dengan budaya lokal.
Para ahli memperkirakan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun yang menentukan bagi tujuh tren utama, yang mencerminkan perubahan kebutuhan berbagai generasi pelancong, mulai dari Generasi Z yang dinamis hingga keluarga besar yang mencari kebersamaan.
Glowcation: Liburan yang menggabungkan relaksasi dan perawatan kecantikan.
"Glowcation"—gabungan antara perjalanan dan perawatan kecantikan berteknologi tinggi—menjadi pilihan utama bagi kaum muda. Alih-alih sekadar bersantai, para pelancong ingin kembali dari perjalanan mereka dengan penampilan yang segar dan semangat yang benar-benar diremajakan.
Di Korea Selatan, rutinitas perawatan kulit 10 langkah yang menggabungkan analisis berbasis AI menarik banyak pengunjung internasional. Sementara itu, Prancis mempertahankan posisinya dengan kosmetik kelas atas, dan India menorehkan namanya dengan terapi Ayurveda tradisional. Yang perlu diperhatikan, banyak hotel kini memasang sistem pencahayaan pengatur ritme sirkadian dan menawarkan menu berbasis tumbuhan untuk memaksimalkan pengalaman kesehatan bagi para tamu mereka.
Pariwisata sastra dan pengaruh media sosial
Ledakan komunitas BookTok telah memicu tren pertumbuhan yang kuat dalam pariwisata sastra. Para pelancong mencari kesempatan untuk mengunjungi tempat-tempat nyata yang menginspirasi karya-karya klasik. Secara khusus, tur ke tempat kelahiran Shakespeare di Stratford-upon-Avon (Inggris), rumah Jane Austen di Chawton (Inggris), atau Museum Ernest Hemingway di Key West (AS) telah mengalami lonjakan pemesanan.
Selain itu, perjalanan mengikuti jejak tokoh fiksi seperti Harry Potter di London atau Baker Street milik Sherlock Holmes juga menarik banyak penggemar. Kota-kota dengan warisan sastra yang kaya kini menjadi "tempat perlindungan" baru bagi para pencinta buku di seluruh dunia.
Liburan pegunungan Alpen sepanjang tahun
Dengan kepadatan wisatawan dan cuaca panas ekstrem di Eropa Selatan, liburan di Pegunungan Alpen menjadi alternatif yang menarik. Statistik dari Skyscanner menunjukkan bahwa 71% wisatawan Inggris berencana berlibur ke pegunungan pada musim panas atau musim gugur tahun 2026, dengan pemesanan kamar dengan pemandangan gunung meningkat sebesar 103%.
Destinasi seperti Kitzbühel (Austria), Zermatt (Swiss), dan Slovenia bukan lagi hanya untuk bermain ski di musim dingin, tetapi telah menjadi tempat ideal untuk menghindari panas. Wisatawan datang ke sini untuk menikmati suasana damai, iklim sejuk, dan berpartisipasi dalam kegiatan luar ruangan seperti mendaki gunung dan bersepeda.
Liburan Gami dan daya tarik lokasi syuting film.
Pariwisata bertema gim (liburan gim) diperkirakan akan booming karena para gamer ingin merasakan lokasi nyata yang ditampilkan dalam gim. Tempat-tempat seperti Jotunheimen (Norwegia) dari God of War, Skotlandia dari Assassin's Creed, atau Pulau Tsushima (Jepang) menjadi destinasi yang banyak dicari oleh komunitas ini.
Sementara itu, wisata lokasi syuting film juga tetap menarik berkat layanan streaming. Lokasi syuting terkenal seperti Sisilia (The White Lotus), Malta (Game of Thrones), atau Paris (Emily in Paris) terus menarik wisatawan karena keterkaitan emosional mereka dengan karakter di layar.
Aplikasi AI dan tren perjalanan lintas generasi.
Kecerdasan buatan (AI) mengubah cara orang merencanakan liburan. Menurut laporan Marriott Bonvoy Ticket To Travel 2026, sekitar 50% wisatawan telah menggunakan AI untuk meneliti rencana perjalanan, membandingkan harga, dan mengatasi kendala bahasa, sehingga mengurangi kelelahan akibat harus membuat terlalu banyak keputusan.
Terakhir, perjalanan lintas generasi yang melibatkan kakek-nenek, orang tua, dan anak-anak diproyeksikan akan meningkat secara signifikan. Kebutuhan akan ikatan keluarga setelah periode sibuk menjadikan destinasi seperti Dubai, Kosta Rika, dan California sebagai pilihan yang disukai karena penawarannya yang sesuai dengan usia.
Sumber: https://baodanang.vn/7-xu-huong-du-lich-bung-no-nam-2026-tu-nghi-duong-lam-dep-den-hanh-trinh-theo-dau-trang-sach-3325130.html




