Tren Pariwisata Tahun Baru Imlek 2026: Meningkatnya Kunjungan Domestik dan Internasional
Sumber Foto: Vietnam.vn
Lifestyle

Tren Pariwisata Tahun Baru Imlek 2026: Meningkatnya Kunjungan Domestik dan Internasional

Berlibur selama Tet (Tahun Baru Imlek) telah menjadi tren populer bagi banyak keluarga. Keragaman destinasi, fleksibilitas rencana perjalanan, dan berbagai promosi telah berkontribusi pada meningkatnya daya tarik wisata Tet.

Menurut Branavan Aruljothi, Country Director Booking.com di Vietnam, musim Tahun Baru Imlek 2026 mencerminkan keragaman yang jelas dalam perilaku wisatawan, mulai dari tren bepergian lebih awal untuk menghindari musim puncak hingga perjalanan internasional singkat.

Selama liburan Tahun Baru Imlek, pariwisata domestik mengalami peningkatan pesat. Da Lat adalah destinasi yang paling banyak dicari, diikuti oleh Phu Quoc dan Nha Trang.

Phan Thiet dan Sa Pa juga mencatat pertumbuhan, dengan volume pencarian meningkat lima kali lipat dibandingkan tahun lalu, dan masuk dalam 10 destinasi yang paling banyak dicari selama liburan Tet.

Di pasar internasional, Jepang merupakan destinasi populer bagi wisatawan Vietnam, dengan volume pencarian yang tinggi untuk kota-kota seperti Tokyo, Osaka, Nagoya, dan Fukuoka. Saat ini juga merupakan musim mekarnya bunga sakura di Jepang.

Menurut data Trip.com, selama liburan Tahun Baru Imlek, masyarakat Vietnam lebih banyak bepergian dan memiliki lebih banyak pilihan, dan pengunjung internasional ke Vietnam beragam, dengan Tiongkok, Korea Selatan, dan Jepang sebagai pasar utama.

Secara spesifik, laporan tersebut mencatat adanya perubahan yang jelas dalam tren perjalanan liburan Tet di Vietnam. Tidak lagi terbatas pada kegiatan tradisional, wisatawan semakin memilih perjalanan yang lebih beragam, memprioritaskan pengalaman kelas atas dan memperluas wawasan mereka ke pasar internasional yang sedang berkembang. Masyarakat Vietnam bersedia memilih perjalanan yang lebih panjang dan resor yang lebih mewah untuk liburan panjang ini.

Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, permintaan perjalanan udara selama liburan Tahun Baru Imlek di Vietnam mengalami peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan 77% untuk rute domestik dan 67% untuk rute internasional. Ini merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi di Asia Tenggara, yang menegaskan daya beli dan permintaan perjalanan pasar Vietnam.

Yang perlu diperhatikan, standar kualitas akomodasi juga telah meningkat secara signifikan. Lebih dari separuh wisatawan (51%) memilih hotel bintang 5 untuk liburan Tahun Baru mereka, sementara 30% lebih memilih akomodasi bintang 4. Hanya 19% yang memilih penginapan bintang 3 atau lebih rendah, menunjukkan bahwa tren memanjakan diri dengan layanan kelas atas menjadi prioritas utama.

Dalam peta perjalanan internasional, Tiongkok menempati peringkat kedua di antara destinasi paling populer bagi wisatawan Vietnam. Di antara 10 kota dengan pertumbuhan tercepat dalam hal pemesanan, Tiongkok menyumbangkan tiga perwakilan: Guangzhou, Beijing, dan Shanghai.

Menariknya, masyarakat Vietnam semakin sering merencanakan perjalanan luar negeri mereka mendekati tanggal keberangkatan. Jika tahun lalu 49% memesan tiket 60 hari sebelumnya, tahun ini angka tersebut turun menjadi 46%. Untuk perjalanan domestik, sentimen pelanggan tampak lebih stabil, dengan sekitar 42% melakukan reservasi setidaknya dua bulan sebelumnya.

Sebaliknya, Vietnam terus menegaskan posisinya sebagai destinasi terkemuka dengan peningkatan 60% jumlah pengunjung internasional selama liburan Tahun Baru Imlek. China, Korea Selatan, Jepang, dan Thailand merupakan pasar sumber utama bagi wisatawan.

Selama puncak musim perjalanan Tet (Tahun Baru Imlek) tahun ini, Vietravel melayani lebih dari 200.000 pelanggan untuk rencana perjalanan musim semi domestik dan internasional.

Jumlah warga Vietnam perantau yang pulang kampung untuk liburan Tahun Baru Imlek meningkat sekitar 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menunjukkan bahwa tren menggabungkan reuni keluarga dengan pariwisata semakin populer.

Struktur kedatangan wisatawan selama liburan Tet tahun ini menunjukkan distribusi yang cukup seimbang, dengan wisata domestik mencapai 42% dan wisata internasional mencapai 58%. Rute perjalanan yang paling populer sebagian besar adalah tur 4-6 hari, yang nyaman untuk dijadwalkan dan menjamin pengalaman yang lengkap bagi wisatawan.

Untuk wisata luar negeri, permintaan untuk mengunjungi kuil dan berdoa memohon keberuntungan di awal tahun terus mendominasi rute Asia. Di antara rute-rute tersebut, wisata ke Asia Tenggara dan Asia Barat Daya, seperti Thailand, Bhutan, dan India, merupakan pilihan populer bagi wisatawan. Selain itu, rencana perjalanan musim semi ke Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok juga populer.