Tren Gamis Viral TikTok Tingkatkan Penjualan di Pasar Tanah Abang Awal Ramadan
TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG – Penjualan busana muslim di Pasar Tanah Abang mulai menunjukkan tren positif pada awal Ramadan tahun ini.
Pemilik toko Nomi & Umi di Blok B Tanah Abang, Jerry, mengakui penjualan di awal Ramadan 2026 meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Penjualan naik ya di awal Ramadan tahun ini sekitar 20 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Jerry saat ditemui, Sabtu (21/2/2026).
Menurut dia, kenaikan penjualan tersebut dipengaruhi hadirnya model-model terbaru yang tengah viral selama Ramadan.
Jerry menyebut, ada beberapa model gamis dengan nama unik yang sengaja dibuat untuk menarik perhatian pembeli.
Adapun dua model andalan di momen Ramadan tahun ini yakni gamis model Inara atau yang kini lebih dikenal dengan nama gamis bini orang.
Gamis bini orang ini sebenarnya dress panjang dengan model yang kalem, dewasa dan rapi.
Desain gaun ini menggunakan material brokat yang terkesan mewah serta elegan.
“Namanya memang nyeleneh buat menarik pembeli. Yang lagi tren itu gamis Inara dan gamis Bini Orang, harganya Rp 375 ribu sampai Rp 400 ribuan. Itu produk lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, tren tersebut awalnya ramai di media sosial, khususnya TikTok, sebelum akhirnya merambah pasar offline hingga ke Tanah Abang.
“Dari TikTok trend-nya terus mengular sampai ke Tanah Abang,” ucap Jerry.
Hal senada disampaikan Ipit, pegawai toko kemeja koko Salmi Scraf di Blok A Tanah Abang.
“Alhamdulillah ada peningkatan, tapi memang belum terlalu terasa karena masih awal puasa. Biasanya ramainya itu pas pertengahan puasa,” ujar Ipit.
Ipit mengakui, penjualan gamis sejauh ini jauh lebih tinggi dibandingkan kemeja koko pria.
“Karena memang perempuan lebih hobi belanja. Kalau pria biasanya lebih santai, mereka belanjanya nanti kalau THR sudah cair,” katanya.




