Tren Diet Ekstrem 'Makan Plastik' Viral, Ahli Kesehatan Ingatkan Bahaya
Jakarta -
Media sosial kembali diramaikan dengan tren diet ekstrem. Kali ini, muncul fenomena yang disebut 'plastic eating' atau tren 'makan plastik' untuk menurunkan berat badan, yang viral di TikTok China.
Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat anak-anak muda menutup mulut mereka dengan plastik tipis. Makanan kemudian diletakkan di atas plastik tersebut, dikunyah sebentar tanpa benar-benar masuk ke mulut, lalu plastik beserta makanan itu dimuntahkan kembali.
Tujuannya, menurut para pelaku tren ini, adalah untuk 'menipu' otak agar merasa sudah makan. Dengan mensimulasikan aktivitas makan, mereka berharap bisa mengurangi rasa lapar, mencegah kenaikan berat badan, dan menghindari obesitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun hingga kini, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung efektivitas metode tersebut. Sebaliknya, tren ini justru dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan, termasuk gangguan makan.
Baca juga: Viral Diet Hormon 21 Hari Bisa Turunkan Berat Hingga 6 Kg, Ini Faktanya
Video-video terkait tren ini telah mengumpulkan ribuan likes, komentar, dan dibagikan ulang, tetapi responsnya didominasi kritik. Sebagian besar netizen mengecam tren tersebut.
ADVERTISEMENT
Salah satu pengguna menulis, "Konyol. Jika takut obesitas, atur pola makan dan nutrisi, imbangi dengan olahraga rutin, serta disiplin. Cara seperti ini hanya terdengar aneh."
[Gambas:Twitter]
Komentar lain menyebut, "Tolong jangan sebarkan ini. Perempuan muda dan remaja bisa mulai melakukannya demi menurunkan berat badan. Ini hanya versi lain dari bulimia."
Pengguna lainnya bahkan menilai tren ini sebagai tanda tekanan sosial yang berlebihan. "Satu generasi menutup mulut dengan plastik demi merasa 'kenyang' bukanlah tren diet, melainkan tanda bahaya. Ketika rasa takut gemuk mengalahkan keselamatan dasar, itu bukan disiplin, melainkan tekanan yang dibungkus seolah-olah pengendalian diri."
Baca juga: Tren Diet dengan Kopi Americano, Benarkah Bisa Turunkan Berat Badan?
Para ahli kesehatan selama ini telah mengingatkan bahwa metode diet ekstrem-terutama yang melibatkan pembatasan makan secara tidak sehat-dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun mental.
Menurunkan berat badan secara sehat tetap membutuhkan pendekatan yang seimbang dengan pola makan bergizi, kontrol porsi, aktivitas fisik teratur, serta istirahat yang cukup. Bukan dengan cara-cara berisiko yang belum terbukti secara ilmiah.
(hst/hst)
Tags
diet ekstrem makan plastik tren viral tren diet
Lihat lainnya




