Tren Bukber 2026: Pengalaman Sosial di Tempat Instagramable
KORAN-PIKIRAN RAKYAT –"Mau bukber (buka puasa bersama) di mana dan kapan?" Dua pertanyaan yang sulit mendapat jawaban ini berseliweran di sejumlah grup Whats App Ayu (35). Ajakan bukber tersebut datang dari geng olah raga, geng padel, tetangga rumahnya, bahkan dari teman-teman semasa sekolah.
Tak hanya Ayu, kerepotan mengurus bukber juga dirasakan Mei (41). Aktif di sejumlah lingkaran pertemanan, Mei cukup sibuk mengatur waktu dan rencana bukber. Dia tak ingin, keseringan bukber malah mengabaikan dua anaknya di rumah.
"Harus pintar memilih mau ikut bukber yang mana, enggak semua harus ikut. Biasanya, saya ikut bukber di minggu kedua dan ketiga Ramadan, jadi awal dan akhir bersama keluarga," ucap Mei, Jumat 20 Februari 2026.
Setiap tahunnya, pelaku usaha terutama pemilik bisnis makanan dan minuman berlomba-lomba menyambut bukber dengan sajian-sajian yang menarik. Tren bukber Ramadan 2026 semakin mengarah pada experience-driven gathering.
Bukber tidak lagi sekadar makan dan pulang, tetapi menjadi momen menciptakan konten dan membangun koneksi baik secara personal maupun profesional. "Jadi, orang enggak langsung pulang. Tapi mencari tempat yang space-nya memungkinkan untuk sesi foto estetis (Instagramable) hingga ngobrol santai. Sehingga pemilihan tempat sekarang sangat bergantung pada ambience dan kenyamanan durasi duduk yang lebih lama," ujar Endah Asih, Public Relation Uma Group yang membawahi brand F&B antara lain Umanari, Kinokimi, Meze Steakhouse, dan KNKM, Jumat 20 Februari 2026.
Dari sisi menu, tamu lebih memilih konsep sharing menu atau curated set yang memudahkan kebersamaan. Menu dengan sentuhan Asian comfort food, grill, hingga menu yang mudah dibagi di tengah meja menjadi pilihan favorit.
Dari sisi pemilihan tempat, terlihat pergeseran ke restoran yang punya karakter kuat, ambience hangat, dan Instagrammable corner. Namun bukan hanya soal visual, tamu mencari tempat dengan atmosfer yang intimate dan nyaman untuk berbincang lebih lama.
Dari sisi aktivitas, bukber kini sering dilengkapi dengan small celebration, tukar kado, mini games kantor, bahkan gathering komunitas. Artinya, restoran bukan hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang sosial.
Bagi pelaku usaha, memahami pola konsumen saat bukber juga menjadi penting. Dari tahun ke tahun, bisa dikatakan pola puncak bukber terjadi di minggu kedua dan ketiga Ramadan.




