Todd Howard: AI Penting, Tapi Bukan untuk Kreasi Game di Bethesda
Sumber Foto: Mureks
Lifestyle

Todd Howard: AI Penting, Tapi Bukan untuk Kreasi Game di Bethesda

Jumat, 20 Februari 2026 – Todd Howard, sosok di balik waralaba game populer The Elder Scrolls dan Fallout, menegaskan bahwa ledakan kecerdasan buatan (AI) “tentu bukan tren sesaat.” Meskipun demikian, bos Bethesda ini menyatakan studionya “sangat berhati-hati” dalam mengadopsi teknologi tersebut dan “tidak menggunakannya untuk menghasilkan apa pun” dalam proses kreatif.

Fakta Cepat: Pandangan Todd Howard tentang AI

Todd Howard menganggap kecerdasan buatan (AI) sebagai teknologi yang signifikan dan bukan hanya tren sesaat di industri game.

Bethesda, di bawah kepemimpinannya, menerapkan pendekatan yang sangat hati-hati dalam mengintegrasikan AI.

Perusahaan tidak menggunakan AI untuk menghasilkan konten kreatif atau elemen game secara otomatis.

Fokus utama adalah melindungi niat artistik dan peran kreatif manusia dalam proses pengembangan game.

Meskipun demikian, AI diakui sebagai bagian dari perangkat bantu untuk mendukung pembangunan dunia game atau proses verifikasi.

FAQ: Todd Howard dan AI dalam Pengembangan Game

Q: Apa pandangan Todd Howard tentang masa depan AI di industri game?

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

A: Ia meyakini bahwa AI adalah inovasi penting yang akan bertahan lama dan bukan sekadar tren sementara yang akan segera berlalu.

Q: Apakah Bethesda menggunakan AI untuk membuat konten dalam game mereka?

A: Tidak, Bethesda sangat berhati-hati dan tidak menggunakan AI untuk menghasilkan atau menciptakan konten game secara langsung. Mereka berfokus pada perlindungan kreativitas manusia.

Q: Lalu, bagaimana AI digunakan di Bethesda jika bukan untuk kreasi?

A: AI dianggap sebagai bagian dari “perangkat bantu” yang dapat membantu dalam membangun dunia game atau untuk proses pemeriksaan dan verifikasi, namun bukan sebagai pengganti niat artistik manusia.

Dalam sebuah wawancara dengan Kinda Funny di YouTube, Howard menjelaskan pandangannya serta sikap Bethesda terhadap AI. “Ini tentu bukan tren sesaat,” ujarnya. Ia menambahkan, “Saya pikir jawaban tentang AI sekarang adalah ‘tanyakan saya dalam enam bulan,’ bukan? Perubahannya begitu banyak di luar sana. Bagi kami, kami sangat berhati-hati.”

Howard melanjutkan dengan menjelaskan bagaimana Bethesda memanfaatkan AI, terutama dalam melacak kemajuannya untuk tugas-tugas berbasis data. “Kami melihatnya sebagai alat, seperti seorang analis untuk melihat data dalam game kami,” jelasnya. “Kami tidak bisa mengabaikannya, dalam artian ini akan datang, ini akan berubah. Setiap beberapa bulan ada model baru, terutama di sisi teknologi dengan kode atau produktivitas atau hal-hal lain.”

Menurut pantauan Mureks, Howard menekankan bahwa pemanfaatan AI ini bertujuan untuk membantu studio menjadi lebih baik dalam “tugas-tugas data besar yang memakan banyak waktu, yang kami harap bisa selesai sekarang sehingga kami bisa beralih ke hal-hal kreatif.”

Namun, ia dengan tegas menyatakan bahwa timnya tidak menggunakan AI untuk sisi kreatif pengembangan game, dan tidak berniat melakukannya. “Kami tidak menggunakannya untuk menghasilkan apa pun,” kata Howard. “Saya pikir ada elemen niat artistik yang sangat penting bagi apa yang kami dan orang lain lakukan. Dan jika Anda melihat hal-hal di luar AI […] kembali seratus tahun lalu [ke] gagasan pengrajin, saya masih berpikir pengrajin, dan niat manusia yang dibuat dengan tangan itu, adalah yang membuat sesuatu istimewa, dan di situlah kami ingin berada.”

Howard mengakhiri penjelasannya dengan menyatakan bahwa ini masih “hari-hari yang sangat, sangat awal” bagi AI, namun tampaknya studio tersebut terus memantau kemajuan teknologi ini di masa depan.