Respons Istana atas Penurunan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia
Sumber Foto: Berita Nasional - Media Pencerah Bangsa
Nasional

Respons Istana atas Penurunan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia

BeritaNasional.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menanggapi turunnya indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia yang mengalami penurunan menjadi posisi 109 dunia.

Prasetyo mengatakan, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Ya, sekali lagi, kita pertama tentu prihatin dan itu memang memang pekerjaan rumah kita bersama-sama. Ini kan sudah sistemik ya masalah gitu kan, eh korupsi ini," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Pemerintah berjanji tidak akan lelah menghadapi korupsi di Indonesia. Pemerintah akan semaksimal mungkin memberantas korupsi.

"Dan itu memang yang harus kita terus kita enggak boleh capek, enggak boleh lelah untuk bagaimana kita mengurangi semaksimal mungkin segala tindak pidana korupsi," katanya.

Transparency International mengumumkan angka IPK 2025 sebesar 34, sehingga berada pada posisi 109 di antara negara-negara di dunia.

Angka tersebut turun dari capaian IPK 2024 sebesar 37 atau berada di posisi 99.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo menekankan IPK yang dirilis Transparency International tersebut merupakan wujud panggilan introspeksi.

“Kami memaknai CPI bukan sekadar angka, namun harus dipandang sebagai panggilan kuat untuk introspeksi dan akselerasi pemberantasan korupsi ke depan secara kolektif,” ujar, Kamis (12/2/2026).

Introspeksi harus menjadi langkah nyata dan penting sebab IPK merupakan cerminan kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam memerangi praktik korupsi dan peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan korupsi, kami berharap setiap progresivitas penegakan hukum oleh KPK ditindaklanjuti dengan komitmen dan langkah nyata seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan persoalan korupsi tidak kembali terjadi,” ucapnya.