Prabowo Undang Jokowi dan SBY Diskusikan Geopolitik di Istana
Cakra Media - JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto rencananya mengundang presiden dan wakil presiden Republik Indonesia terdahulu dalam sebuah acara di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2026) malam.
Salah satu yang dikonfirmasi kehadirannya adalah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Konfirmasi kehadiran Jokowi dalam acara yang digelar Prabowo dibenarkan oleh ajudannya, AKBP Syarif Fitriansyah.
"Pak Jokowi diundang Pak Prabowo menghadiri pertemuan silaturahmi dan diskusi pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 19.30 WIB di Istana Merdeka, Jakarta," kata Syarif kepada Kompas.com, Selasa.
Kendati demikian, Syarif tidak mengungkap siapa saja nama lain yang dipastikan hadir dalam acara silaturahmi tersebut.
"Untuk lebih detailnya silakan tanya ke Istana, ya," ujar Syarif.
Bahas Geopolitik
Terpisah, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkap bahwa undangan tersebut merupakan forum Prabowo untuk mendegarkan pandangan para presiden dan wakil presiden terdahulu,
Salah satunya adalah meminta pandangan dalam rangka memitigasi dampak dari kondisi geopolitik dunia saat ini.
"Pak Prabowo ingin juga mendengar masukan dan saran-saran dari presiden terdahulu untuk dijadikan pertimbangan-pertimbangan dan juga dalam melakukan perencanaan mitigasi-mitigasi untuk bangsa dan negara dari dampak yang kita sama-sama tahu pada saat ini sedang terjadi, yang kemungkinan juga akan berdampak bagi negara kita,” ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Prabowo, ungkap Dasco, juga ingin memberikan informasi terbaru mengenai dinamika global yang berkembang kepada presiden dan wakil presiden Republik Indonesia terdahulu.
“Pak Presiden ingin memberikan update kepada presiden presiden terdahulu mengenai situasi geopolitik terbaru pasca Presiden Prabowo kembali dari kunjungan luar negeri,” ujar Ketua Harian Partai Gerindra itu.
Lihat Foto
SBY Bakal Hadir
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan hadir dalam acara tersebut.
"Jika ada undangan Presiden, pasti Pak SBY akan hadir," kata Herman, saat dikonfirmasi, Selasa (3/3/2026).
Herman juga mengaku belum tahu apa saja yang akan dibahas dalam pertemuan malam nanti.
Ia hanya menjelaskan, SBY sangat memahami jika salah satu pembahasan mengenai situasi dunia saat ini, termasuk konflik di Timur Tengah.
"Jika membahas situasi dunia saat ini, Pak SBY sangat memahaminya karena mengikuti perkembangan dunia setiap hari bahkan mendiskusikannya," ujar Herman.
Kendati demikian, ia belum bisa mengkonfirmasi siapa saja presiden dan wakil presiden yang dipastikan hadir dalam acara yang digelar Prabowo itu.




