Perbaikan Jalan Poros Desa Babakanreuma Melalui Kerjasama dengan Pengusaha Lokal
Sumber Foto: Kuningan Mass
Poros Berita

Perbaikan Jalan Poros Desa Babakanreuma Melalui Kerjasama dengan Pengusaha Lokal

KUNINGAN – Masyarakat Desa Babakanreuma, Kecamatan Sindangagung, akhirnya melihat harapan mereka untuk perbaikan jalan poros desa menjadi kenyataan. Jalan yang menghubungkan Jalan Moh Yamin (Jalan Baru Ancaran) ke Jalan Kabupaten, yang menghubungkan wilayah Kertawangunan dan Taraju, kini sedang dalam tahap perbaikan.

Kepala Desa Babakanreuma, H. Dajat, yang didampingi oleh 12 perangkat desa, menjelaskan bahwa Dana Desa untuk tahun 2026 mengalami penurunan akibat tersedot oleh KDMP (Koperasi Desa Merah Putih). Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa hal ini tidak boleh menghalangi upaya Pemerintah Desa untuk memperbaiki kondisi jalan yang rusak parah.

Pada Rabu, 18 Februari 2026, H. Dajat mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan diskusi dengan para pengusaha lokal sebelum pelaksanaan perbaikan. "Alhamdulillah, para pengusaha memberikan respon positif. Di antaranya PT. Nion Monita Food, Bapak Rustianto dari Bejo Bakso, Bapak H. Tohir pemilik minimarket Cahaya, serta beberapa donator yang memilih untuk tidak disebutkan namanya. Mereka meminta agar perbaikan jalan segera dilaksanakan dengan kualitas yang baik," ujarnya.

Perbaikan jalan dimulai pada Senin, 16 Februari 2026. Sebelum pekerjaan dimulai, pihak desa menggerakkan perangkat desa, ketua RT, dan anggota Linmas untuk kerja bakti membersihkan saluran dan bahu jalan agar tidak menghambat proses perbaikan. Kegiatan kerja bakti berlangsung selama tiga hari dan meliputi berbagai pekerjaan, mulai dari pembersihan badan jalan, bahu jalan, hingga saluran air di sekitar jalan. Pengerasan jalan dilakukan dengan menggunakan batu aspal dan diakhiri dengan lapisan hotmix latasir.

Menurut H. Dajat, dengan anggaran yang terbatas, perbaikan jalan hanya dapat dilakukan di titik-titik yang berlubang, bukan di sepanjang jalan. "Kami berharap sentuhan ini dapat menjawab harapan masyarakat. Penutupan lubang saja mencakup sekitar 900 meter dari total panjang jalan poros desa yang memiliki lebar 3 meter dan panjang sekitar 950 meter," jelasnya.

H. Dajat juga berharap bahwa di masa depan, perbaikan dapat dilakukan di seluruh jalan poros desa serta jalan lingkungan lainnya dengan sumber bantuan lain yang tidak mengikat. Upaya ini mendapat sambutan positif dan apresiasi dari Camat Sindangagung, Devi Ardeni, S.STP, M.Si.