Ansarallah Tegaskan Koordinasi Penuh Poros Perlawanan
Sumber Foto: Ahlulbait Indonesia
Poros Berita

Ansarallah Tegaskan Koordinasi Penuh Poros Perlawanan

Cakra Media - Anggota Biro Politik Ansarallah Yaman, Mohammed al-Bukhaiti, menyatakan bahwa negara-negara yang tergabung dalam Poros Perlawanan berada dalam koordinasi penuh di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Ia menyoroti bahwa keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara kawasan berkontribusi terhadap operasi militer Washington terhadap Iran.

Awal Kejadian

Dalam wawancara dengan Al Mayadeen, Al-Bukhaiti mengungkapkan bahwa perkembangan yang terjadi di Iran, Lebanon, Yaman, dan Irak saling berkaitan, terutama terkait dukungan negara-negara tersebut terhadap Palestina.

Perkembangan

Al-Bukhaiti menegaskan Yaman sedang mempersiapkan kemampuan untuk mengakhiri blokade yang dikenakan terhadap negara tersebut. Ia menilai langkah ini bagian dari dinamika konflik yang lebih luas di kawasan. Selain itu, ia menyatakan bahwa pangkalan militer AS yang berada di negara-negara Timur Tengah memberikan kesempatan bagi Washington untuk melancarkan operasi terhadap infrastruktur Iran.

Respons

Pemimpin Ansarallah, Sayyid Abdul Malik Badruddin al-Houthi, dalam pidatonya menyerukan negara-negara di kawasan untuk bersikap netral dan tidak menyediakan wilayah atau ruang udara bagi operasi militer AS dan Israel. Ia menilai bahwa beberapa negara masih memberikan dukungan yang menguntungkan kepentingan Washington dan Tel Aviv.

Kondisi Terakhir

Al-Houthi menegaskan penolakan Ansarallah terhadap blokade atas Yaman dan mengingatkan bahwa mereka akan merespons setiap peningkatan eskalasi. Ia juga memperingatkan bahwa jika Arab Saudi terlibat langsung dalam perang, infrastruktur vital negara itu akan menjadi target serangan rudal dan pesawat nirawak Ansarallah.