Pemerintah Kabupaten Tapin Usulkan Pengembangan Poros Tengah Banua Enam sebagai Jalur Strategis
Pemerintah Kabupaten Tapin, yang terletak di Provinsi Kalimantan Selatan, tengah memperkuat upaya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dengan mengusulkan pengembangan poros tengah jalan strategis yang dikenal sebagai Banua Enam. Usulan ini menjadi bagian dari program strategis yang digagas oleh pemerintah provinsi setempat.
Bupati Tapin, H. Yamani, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membahas rencana pembangunan ruas jalan yang akan menghubungkan wilayah Banua Enam. Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapin telah menyiapkan dokumen studi kelayakan (FS) serta desain detail (DED) untuk ruas jalan Binderang–Binuang sebagai dukungan terhadap pengembangan poros tengah tersebut.
Selain ruas Binderang–Binuang, Pemkab Tapin juga mengajukan pembangunan beberapa ruas jalan lainnya yaitu Pandahan–Margasari, Binuang–Batu Hapu, dan Batu Ampar–Batung. Total anggaran yang diusulkan untuk pembangunan ini mencapai Rp50 miliar, yang diajukan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
Bupati Yamani menegaskan pentingnya pembangunan jalur ini sebagai penghubung utama antara Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Jalur ini diharapkan dapat mendukung akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di Kalimantan Timur. "Ruas Binderang–Binuang akan menjadi akses utama dari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan ke Kalimantan Timur. Sedangkan ruas Margasari–Pandahan akan menghubungkan Kalimantan Tengah ke Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur,” ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum telah memberikan arahan kepada jajaran Direktorat Jalan dan Jembatan untuk menindaklanjuti usulan tersebut. Bupati berharap agar proses alokasi anggaran indikatif sebesar Rp50 miliar dapat segera direalisasikan.
"Alhamdulillah, pemerintah pusat menyambut baik usulan kami. Semoga pengerjaan bisa dimulai secepatnya, idealnya tahun ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat," tutupnya.




