Pembangunan Pasar di Kelurahan Sulaa Diperlukan untuk Penataan Jalur Poros
Sumber Foto: RRI.co.id
Poros Berita

Pembangunan Pasar di Kelurahan Sulaa Diperlukan untuk Penataan Jalur Poros

Cakra Media - Meningkatnya aktivitas ekonomi di jalur poros yang menghubungkan Kota Baubau dengan Kabupaten Buton Selatan menjadi perhatian serius. Keberadaan pedagang sayur dan ikan yang menjamur di pinggir jalan Kelurahan Sulaa dinilai mengganggu ketertiban lalu lintas dan estetika kota.

Awal Kejadian

Lurah Sulaa, Yusri Syarifudin, menegaskan bahwa pembangunan pasar permanen di Kelurahan Sulaa merupakan solusi untuk menertibkan para pedagang dan menghidupkan pusat ekonomi baru. Ia menyatakan harapannya agar pedagang ikan dan sayur yang berada di jalur poros dapat segera dipindahkan ke dalam pasar guna menjaga pemandangan dan kelancaran arus lalu lintas.

Perkembangan

Kawasan Sulaa telah mengalami perkembangan pesat dalam tiga tahun terakhir dengan hadirnya berbagai toko bangunan besar. Namun, pertumbuhan ini belum diimbangi dengan fasilitas pasar yang memadai untuk masyarakat kecil. Yusri menjelaskan bahwa rencana pembangunan pasar di RT 001/RW 002 Lingkungan Topa Pantai adalah desakan dari masyarakat yang telah dimasukkan dalam usulan prioritas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) awal tahun ini. Selain itu, urgensi pasar ini juga didorong oleh keluhan warga terkait tingginya biaya transportasi menuju pasar yang ada saat ini.

Kondisi Terakhir

Diharapkan, dengan adanya pasar di Topa Pantai, pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir dapat meningkat, wajah jalan poros Sulaa menjadi lebih bersih, dan akses kebutuhan pokok warga menjadi lebih terjangkau.