MoU DJKI-Rospatent Perkuat Kerja Sama Kekayaan Intelektual Indonesia-Rusia
Sumber Foto: Suara Utama
Berita Utama

MoU DJKI-Rospatent Perkuat Kerja Sama Kekayaan Intelektual Indonesia-Rusia

Cakra Media - Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan otoritas kekayaan intelektual Federasi Rusia, Rospatent, di Jenewa, Swiss. Penandatanganan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama internasional dalam bidang kekayaan intelektual.

Awal Kejadian

MoU ini menjadi langkah strategis untuk memperluas kerja sama di bidang kekayaan intelektual antara Indonesia dan Rusia. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih besar bagi inovator, peneliti, pelaku usaha, serta industri kreatif Indonesia untuk memasuki pasar Rusia dan meningkatkan daya saing produk nasional di tingkat global.

Perkembangan

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen DJKI dalam memperkuat sistem pelindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual melalui kolaborasi internasional. MoU ini mencakup berbagai program strategis, seperti pemanfaatan data digital dan analisis paten, peningkatan kapasitas valuasi kekayaan intelektual, serta pertukaran informasi. Selain itu, kedua negara juga menjajaki implementasi Patent Prosecution Highway (PPH) untuk mempercepat proses pemeriksaan paten.

Kondisi Terakhir

Indonesia dan Rusia sepakat untuk memperkuat sinergi di forum World Intellectual Property Organization (WIPO) dan mendukung usulan Indonesia pada Standing Committee on Copyright and Related Rights (SCCR). Rospatent mengundang Indonesia untuk berpartisipasi dalam proyek pengembangan situs web valuasi kekayaan intelektual, sementara Indonesia mengundang Rusia untuk hadir dalam Global Forum on Cross-border Copyright Royalty Governance yang akan diadakan di Bali pada Oktober 2026. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat pelindungan terhadap karya inovasi, mempercepat proses hilirisasi teknologi, serta memperluas akses pasar internasional bagi produk dan industri kreatif Indonesia.