Kopdes Merah Putih Utamakan Impor Pikap, Abaikan Produksi Dalam Negeri
Sumber Foto: riau24.com
Nasional

Kopdes Merah Putih Utamakan Impor Pikap, Abaikan Produksi Dalam Negeri

Industri otomotif. Sumber: KONTAN

RIAU24.COM -Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursant mengaku heran dengan kontrak pengadaan 105.000 unit mobil pikup senilai Rp24,66 triliun untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dia juga mempertanyakan hal ini karena berdampak strategis bagi distribusi pangan desa dan arah kebijakan industri otomotif nasional, dikutip dari rmol.id, Sabtu, 21 Februari 2026.

Baca juga: Pemerintah Diminta Berpikir Dua Kali Sebelum Berikan Amerika Izin Lintas Udara

"Ini pengadaan dalam skala sangat besar. Dampaknya bukan hanya pada logistik desa, tetapi juga terhadap struktur industri otomotif nasional," ujarnya.

Pengadaan yang dilakukan PT Agrinas Pangan Nusantara itu melibatkan dua produsen asal India, yakni 35.000 unit Scorpio pickup dari Mahindra & Mahindra.

Baca juga: Habib Rizieq Pilih Tak Ikut Campur, Hanya Gelar Tikar Sambil Nonton Buaya Ribut dengan...

Serta pengadaan 70.000 unit dari Tata Motors, terdiri atas Yodha pickup dan Ultra T.7 Light Truck.

Padahal sudah ada aturan mewajibkan kementerian atau lembaga mengutamakan produk dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri minimal 25 persen atau kombinasi TKDN dan bobot manfaat perusahaan minimal 40 persen, sementara kapasitas produksi pickup nasional disebut mencapai sekitar 1 juta unit per tahun.

Sambungan berita: "Karena itu, argumentasi ketidaktersediaan harus dijelaskan secara objektif. Jangan sampai…

Kopdes Merah Putih

Halaman: 1 2 Lihat Semua

BERITA TERKAIT

Ketika Nama Jokowi Tak Mampu Dongkrak Elektabilitas PSI Politik - 17 Apr 2026, 11:10

Jangan Lebih, MK diusulkan Ucapkan Terima Kasih Hanya 1 Kali Politik - 17 Apr 2026, 23:30

Menunggu Banyak Akademisi Libatkan Diri dalam Pembangunan IKN Politik - 17 Apr 2026, 20:57

Bicara Soal Revisi UU Pemilu, DPR: Masih Kumpulkan Bahan Politik - 17 Apr 2026, 23:40