Komitmen Masyarakat Penambang Timah di Babel untuk Meningkatkan Ekonomi Lokal
Pangkalpinang (ANTARA) - Masyarakat penambang bijih timah di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjadikan PT Timah Tbk sebagai poros perekonomian daerah. Pernyataan ini disampaikan oleh perwakilan masyarakat penambang, Batara, dalam sebuah acara di Pangkalpinang pada hari Jumat.
Batara mengungkapkan, dukungan masyarakat terhadap PT Timah Tbk sangat besar, terutama setelah perusahaan tersebut mengeluarkan kebijakan harga bijih timah kadar (sn) 70 persen sebesar Rp300.000 per kilogram. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat penambang di Kepulauan Bangka Belitung.
“Setiap pasir timah yang kita hasilkan di Kepulauan Babel ini, wajib kita jual kepada PT Timah Tbk sebagai perwakilan negara di daerah ini,” ujar Batara menekankan pentingnya kerjasama antara masyarakat dan perusahaan.
Sementara itu, Rizki, perwakilan masyarakat penambang dari Kabupaten Bangka, menegaskan bahwa kehadiran PT Timah Tbk sangat berarti bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa perusahaan tidak akan berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertambangan.
“Kami akan mendukung penuh, selama negara dan PT Timah memberikan rasa adil bagi masyarakat penambang di daerah ini,” katanya.
Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widiyantoro, juga menegaskan komitmen perusahaan untuk mewujudkan program 'Timah untuk Rakyat'. Menurutnya, tujuan utama dari program ini adalah agar kekayaan alam yang ada di Bangka Belitung dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Kita ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat penambang dan juga kesejahteraan karyawan PT Timah Tbk, sehingga 'Timah untuk Rakyat' itu betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” jelas Restu.




