Kemacetan Panjang di Jalan Poros Kalteng, Warga Menuntut Perbaikan Serius
Sumber Foto: Berita Sampit
Poros Berita

Kemacetan Panjang di Jalan Poros Kalteng, Warga Menuntut Perbaikan Serius

SAMPIT – Warga Desa Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengeluhkan kemacetan total yang terjadi di ruas Jalan Poros Kalimantan sejak pagi hari, Kamis, 15 Mei 2025. Kemacetan ini berlangsung selama berjam-jam, diperparah oleh kondisi jalan yang sangat buruk setelah hujan deras mengguyur semalaman.

Jalan yang awalnya berupa tanah kini berubah menjadi lumpur licin, mirip dengan arena off-road. Situasi semakin memburuk ketika sebuah truk besar terguling dan menutup hampir seluruh badan jalan, sehingga menyebabkan antrean panjang kendaraan dari dua arah.

Menurut Ijul, salah satu warga setempat, kondisi jalan ini sudah lama rusak, dan insiden truk terguling menunjukkan betapa parahnya situasi yang dihadapi. "Kami yang kerja di lapangan yang jadi korban. Rugi waktu, rugi bahan bakar, belum lagi risiko kecelakaan, macet berjam-jam," ujarnya.

Jul berharap agar pemerintah tidak hanya mengandalkan perbaikan darurat yang sifatnya sementara. Ia menekankan pentingnya keselamatan pengemudi dan kelancaran distribusi barang sebagai prioritas utama. "Jalan ini sangat penting untuk akses masyarakat dalam mengangkut barang-barang logistik dan kebutuhan pokok," tambahnya.

Di sisi lain, Camat Cempaga, Ady Candra, yang meninjau langsung lokasi kemacetan, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama masyarakat telah melakukan perbaikan darurat untuk membuka akses jalan. Material seperti laterit digunakan untuk menimbun titik-titik jalan yang rusak parah dengan tenaga swadaya masyarakat.

"Kami tidak bisa tinggal diam. Ini inisiatif warga dan swadaya masyarakat, termasuk bantuan dari pihak ketiga. Tujuannya agar kendaraan bisa kembali melintas," ungkap Ady Candra.

Ady juga berharap kondisi ini mendapatkan perhatian dari Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, yang memiliki wewenang dalam perbaikan jalan poros tersebut.