Gogos Pape Menjadi Pilihan Berbuka Puasa di Poros Sidrap-Soppeng
Cakra Media - Menjelang waktu berbuka puasa, lapak gogos Pape di Poros Sidrap-Soppeng menjadi tujuan utama bagi para pengendara. Dengan aroma khas yang menggoda, makanan sederhana ini menarik perhatian banyak orang yang melintas.
Awal Kejadian
Di saat lalu lintas mulai melambat menjelang magrib, banyak kendaraan yang menepi atau berhenti secara mendadak. Hal ini bukan disebabkan oleh kemacetan atau razia, melainkan oleh kehadiran gogos yang terkenal di Pape. Makanan ini terbuat dari ketan yang dibungkus daun pisang dan dipanggang di atas bara arang, menciptakan aroma yang sulit ditolak.
Perkembangan
Rahmat, seorang pengendara asal Soppeng, mengaku sering mengatur waktu perjalanan agar bisa sampai di Pape menjelang berbuka. Ia mengungkapkan bahwa tidak singgah di tempat itu terasa kurang lengkap. Suasana di Pape, meski sederhana tanpa restoran mewah, memberikan kehangatan yang khas saat Ramadhan. Penjual gogos di Pape, seperti Nuraeni, mengatakan bahwa bulan puasa selalu membawa banyak pembeli, dengan stok yang hampir selalu habis. Ramlah, penjual lainnya, juga mengisahkan tentang pelanggan setia yang datang dari jauh hanya untuk menikmati gogos Pape.
Kondisi Terakhir
Menjelang magrib, lapak gogos Pape tetap ramai, meski tidak sepadat pasar atau festival. Beberapa pengendara memilih untuk duduk menunggu azan sambil menikmati gogos yang masih panas dan beraroma. Keramaian kecil ini menggambarkan kehangatan Ramadhan yang sering ditemukan di tempat sederhana seperti Pape.




