Dampak Perang Iran-AS: Nasib Tiga Artis Indonesia di Timur Tengah
Cakra Media - Ringkasan Berita:
Konflik Iran vs AS dan Israel bikin penerbangan ke Indonesia dibatalkan, sejumlah WNI termasuk artis terdampak.
Agnez Mo di Dubai memastikan dirinya aman dan membantah kabar terjebak perang.
Meisya Siregar dan Bebi Romeo sempat tertahan di Makkah karena pesawat dibatalkan, namun akhirnya mendapat tiket pulang.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nasib tiga artis asal Indonesia yang sedang berada di Timur Tengah ramai jadi perbincangan.
Hal itu berkaitan dengan memanasnya situasi di Timur Tengah menyusul perang yang terjadi antara Iran vs Amerika Serikat dan Israel.
Seperti diketahui, situasi di Timur Tengah memanas setelah Israel dan AS menyerang wilayah Iran pada 28 Februari 2026.
Usai serangan tersebut, kondisi di wilayah Timur Tengah pun bergejolak.
Beberapa penerbangan di wilayah Timur Tengah menuju ke Indonesia pun dibatalkan.
Hal itu ternyata berdampak pada nasib sejumlah WNI di Timur Tengah yang terjebak tidak bisa pulang ke tanah air sementara waktu.
Timur Tengah. Bagaimana nasib mereka?
Agnez Mo
Sosok artis pertama yang disorot karena sedang berada di Timur Tengah adalah Agnez Mo.
Saat ini Agnez sedang berada di Dubai.
Lantaran sedang berada di kawasan Uni Emirat Arab, Agnez sempat dikabarkan terjebak di tengah perang yang terjadi.
Menjawab isu tersebut, Agnez pun mengungkap kondisinya di Dubai di tengah situasi memanas di Timur Tengah.
"Jangan percaya pada judul berita yang mengatakan saya terjebak saat sedang berlindung. Tidak, saya baik-baik saja. Saya sedang berada di apartemen saya sekarang dan semuanya aman," kata Agnez Mo dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, Senin (2/3/2026).
Diakui Agnez, ia memang banyak dapat chat dari sahabat dan timnya soal kondisinya di Dubai.
Hal itu karena ramai pemberitaan soal kondisi di Timur Tengah yang memanas sehingga mengancam keselamatan warga.
"Aku telah menerima begitu banyak DM dan teks. Banyak teman, tim penariku, dan beberapa orang terdekat mengirim pesan karena sangat khawatir setelah membaca headline yang sama sekali tidak benar," pungkas Agnez.




