Aiptu Saenal dan Warga Tompobulu Bersama-sama Perbaiki Jalan Poros Tondo, Penghubung Gowa-Jeneponto
Kepedulian terhadap infrastruktur kembali ditunjukkan oleh aparat kepolisian bersama masyarakat. Aiptu Saenal bersama warga Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, melaksanakan kegiatan gotong royong pengecoran jalan poros Tondo, yang merupakan jalur vital penghubung antara Kabupaten Gowa dan Kabupaten Jeneponto.
Kegiatan pengecoran jalan ini dilakukan secara swadaya, melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta para sopir yang sehari-hari melintasi jalur tersebut. Jalan poros Tondo selama ini dikenal sebagai akses penting untuk mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi lintas kabupaten, namun kondisinya mengalami kerusakan yang cukup parah.
Aiptu Saenal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat dan menunjukkan sinergi antara aparat dan warga. "Gotong royong ini lahir dari kesadaran bersama. Jalan ini sangat penting bagi masyarakat, sehingga kami sepakat untuk bergerak bersama tanpa menunggu bantuan dari pihak lain," ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai penggerak solidaritas sosial dan kebersamaan. "Polisi harus hadir dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi warga," tambahnya.
Warga dan para sopir yang terlibat menyambut baik kegiatan tersebut, berharap pengecoran jalan ini dapat memperlancar arus transportasi, mengurangi risiko kecelakaan, serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat Tompobulu dan sekitarnya. Masyarakat juga mengharapkan perhatian lebih dari pemerintah daerah terhadap peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur jalan, mengingat jalur poros Tondo merupakan akses strategis yang menghubungkan dua kabupaten.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat, serta menunjukkan peran aktif aparat kepolisian dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi warga.
Salah seorang tokoh masyarakat Tompobulu, Abdul Rahman, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan langsung aparat kepolisian dalam kegiatan gotong royong tersebut. "Jalan poros Tondo ini sudah lama kami keluhkan karena rusak dan sangat membahayakan. Kehadiran Aiptu Saenal yang turun langsung bersama warga memberi semangat dan contoh nyata bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan utama masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Basri, salah seorang sopir angkutan yang rutin melintasi jalur Gowa–Jeneponto, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengecoran jalan tersebut. "Kalau musim hujan, jalan ini licin dan berlubang, sering bikin kendaraan rusak. Kami para sopir sepakat ikut swadaya karena ini untuk kepentingan kami juga. Alhamdulillah sekarang sudah mulai diperbaiki," katanya.




