Warga Pati Terkejut dengan Lonjakan Pajak Kendaraan Hingga 67%
PATI, KOMPAS.com - Kenaikan pajak kendaraan bermotor kembali menuai sorotan di Jawa Tengah tak terkecuali di Kabupaten Pati.
Sejumlah pemilik kendaraan roda dua dan roda empat mengaku terkejut dengan lonjakan nilai pajak tahunan yang dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Keluhan ini mencuat saat warga melakukan pembayaran di kantor Samsat dalam beberapa hari terakhir.
Warga Kecamatan Margorejo, Dwi, mengungkapkan bahwa pajak sepeda motor matic miliknya yang biasanya berada di kisaran Rp 300.000 kini melonjak hingga hampir Rp 500.000.
Padahal, motor tersebut bukan unit baru, melainkan keluaran tahun 2020 ke bawah.
Pemutihan Denda Pajak, "Kado” Ultah Jakarta yang Disambut Lega Warga
Artikel Kompas.id
“Saya kaget pastinya. Motor Beat itu tahun 2020 ke bawah, jadi termasuk motor lama. Biasanya sekitar Rp 300.000, sekarang hampir Rp 500.000,” ujarnya saat ditemui di kantor Samsat, Kamis (19/2/2026).
Menurut Dwi, kenaikan tersebut terasa cukup memberatkan, apalagi kondisi ekonomi saat ini belum sepenuhnya pulih.
Meski sempat mempertanyakan nominal pajak kepada petugas, ia mengaku tetap harus membayar sesuai dengan jumlah yang tertera.
“Komplain ya percuma,” katanya singkat.
Akibat lonjakan pajak motor tersebut, Dwi bahkan memutuskan untuk menunda pembayaran pajak mobilnya yang juga akan segera jatuh tempo.
Ia memilih menunggu kemungkinan adanya program keringanan atau insentif dari pemerintah.
“Mobil saya sebentar lagi habis pajaknya. Tapi belum saya bayar dulu. Pajak motor saja segitu, apalagi mobil pasti lebih,” tambahnya.
Kaget karena motornya tergolong lawas
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Agus, warga lainnya yang mengaku membayar pajak motor hampir Rp 300.000 untuk kendaraan yang tergolong lawas.
Ia membandingkan dengan pembayaran sebelumnya yang mencapai hampir Rp 500.000, namun saat itu disertai dengan penggantian pelat nomor.
“Sekarang hampir Rp 300.000, padahal motornya sudah lama. Dulu memang hampir Rp 500.000, tapi itu sekalian ganti pelat,” jelasnya.




