Warga Kebon Pala Dukung Normalisasi Kali Ciliwung untuk Atasi Banjir
Jakarta (ANTARA) - Mayoritas warga Kebon Pala, Kampung Melayu, menyatakan ketersediaannya terhadap rencana normalisasi Kali Ciliwung untuk mengatasi banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
"Banyak yang menerima soal rencana normalisasi Kali Ciliwung untuk penanganan banjir ini," kata Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, Sanusi di Kebon Pala, Jakarta Timur, Jumat.
Sanusi menyebut, rencana normalisasi Kali Ciliwung di wilayah Kampung Melayu, telah memasuki tahap pendataan. Proses tersebut sudah dilakukan beberapa bulan lalu oleh pihak terkait dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Kalau untuk itu sudah ada pendataan. Beberapa bulan yang lalu sudah ada," ujar Sanusi.
Pendataan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tahapan awal rencana normalisasi Kali Ciliwung yang melintasi kawasan permukiman padat penduduk di Kampung Melayu.
Wilayah ini memang kerap terdampak banjir saat debit air sungai meningkat, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah hulu dan Jakarta secara bersamaan.
Menurut Sanusi, sejauh ini mayoritas warga di lingkungannya menerima rencana normalisasi tersebut.
Meski demikian, dia tidak menampik adanya kekhawatiran dari sebagian kecil warga terkait dampak yang mungkin timbul, terutama menyangkut tempat tinggal mereka.
Normalisasi Kali Ciliwung menjadi salah satu program strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam upaya pengendalian banjir. Program ini mencakup pelebaran dan pengerukan sungai, serta penertiban bangunan yang berdiri di bantaran sungai untuk mengembalikan fungsi aliran air secara optimal.
Sejumlah warga berharap jika normalisasi benar-benar direalisasikan, pemerintah juga memperhatikan aspek sosial, termasuk relokasi yang layak dan kompensasi yang adil bagi warga terdampak.
Mereka juga ingin proses berjalan transparan dan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapannya.




