Wali Kota Surabaya Ajak Masyarakat Mampu Bayar Iuran BPJS Mandiri
Sumber Foto: Kompas.com
Sosial

Wali Kota Surabaya Ajak Masyarakat Mampu Bayar Iuran BPJS Mandiri

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengimbau kepada masyarakat yang masuk dalam golongan mampu secara finansial, untuk membayar iuran BPJS secara mandiri.

Diketahui, masyarakat mampu secara finansial yang dimaksud adalah golongan desil 8 hingga desil 10, atau kelompok yang memang tidak memiliki hak untuk menerima bantuan.

"Saya minta tolong warga yang masuk ke dalam desil 8 sampai desil 10, untuk mau gotong royong bayar iuran BPJS secara mandiri,” kata Eri, melalui rilisan persnya, Jumat (20/2/2026).

“Hal ini dikarenakan agar Pemerintah Kota Surabaya bisa fokus menangani warga tidak mampu,” tambahnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berharap, adanya kesadaran dari masyarakat yang mampu secara finansial, untuk memilih layanan jaminan kesehatan secara mandiri.

"Mari kita gotong-royong bersama-sama. Yang tidak mampu dipegang (bantuan) pemerintah, tapi yang mampu saya doakan bertambah kaya, tambah rezekinya,” ucapnya.

Eri mengatakan, pihaknya akan mengonfirmasi ulang warga yang masuk ke dalam keluarga miskin, pra-sejahtera dan sejahtera saat pelaksanaan Kampung Pancasila.

“Kita akan kembalikan lagi ke warga apakah ada sanggahan terkait data warga prasejahtera di masing-masing RW. Kita akan sampaikan,” ujarnya.

“(Terkait) benar tidak warga prasejahtera sekian, yang sejahtera sekian. Kalau datanya sudah benar, yang mampu saya mohon untuk membayar sendiri (BPJS-nya),” imbuhnya.

Eri juga mengingatkan kepada perusahaan agar melaksanakan kewajiban memberikan jaminan kesehatan untuk pekerja. Dia mengimbau agar tidak ada karyawan yang tertinggal.