Ujian Berat Timnas Indonesia: Empat Pemain Absen Jelang FIFA Series
Sumber Foto: Radar Tuban
Olahraga

Ujian Berat Timnas Indonesia: Empat Pemain Absen Jelang FIFA Series

RADARTUBAN - Jelang FIFA Series Maret 2026 di Jakarta, Timnas Indonesia harus menerima kenyataan pahit. Empat pemain kunci dipastikan absen. Dua karena sanksi FIFA, dua lainnya tumbang akibat cedera.

Situasi ini langsung menjadi ujian awal bagi pelatih anyar, John Herdman, yang tengah merapikan fondasi skuad Garuda.

Indonesia dijadwalkan menghadapi St. Kitts and Nevis pada 27 Maret. Jika lolos, peluang bertemu Bulgaria di partai final terbuka.

Agenda ini bukan sekadar uji hasil, melainkan pengukuran kedalaman skuad dan ketahanan taktik.

Sanksi FIFA dan Cedera Menggerus Kekuatan

Dua nama absen karena hukuman FIFA: Tom Haye dan Shayne Pattynama. Keduanya selama ini menjadi pengikat permainan—Haye di distribusi lini tengah, Pattynama di sisi kiri yang agresif.

Sementara itu, Marselino Ferdinan dan Asnawi Mangkualam harus menepi akibat cedera.

Absennya Marselino mengurangi kreativitas di antara lini, sedangkan Asnawi meninggalkan lubang pengalaman di bek sayap kanan.

Kombinasi sanksi dan cedera ini membuat persiapan Herdman berjalan dengan banyak catatan medis dan administratif.

Ujian Kedalaman Skuad: Alternatif Masih Berlimpah

Meski empat pilar absen, skuad Garuda tidak kehabisan opsi. Di sektor bek sayap, Sandy Walsh dan Kevin Diks menawarkan fleksibilitas—bisa bertahan rapat, bisa menyerang.

Di lini tengah, Ivar Jenner dan Nathan Tjoe-A-On memberi variasi tempo serta keseimbangan.

Kehadiran pemain muda yang sedang naik performanya di klub masing-masing juga membuka ruang rotasi.

Ini momentum bagi Herdman untuk menguji struktur permainan tanpa bergantung pada satu-dua nama.

FIFA Series kali ini bisa menjadi dua hal sekaligus. Pertama, momentum membangun identitas baru—lebih kolektif, lebih adaptif.

Kedua, peringatan dini bahwa ketergantungan pada pemain tertentu masih tinggi.

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni