Shayne Pattynama: Persaingan di Bek Kiri Timnas Indonesia Tingkatkan Kualitas Tim
Tanggapan Shayne Pattynama
Shayne Pattynama memang akhirnya harus tersingkir akibat persaingan tersebut. Namun, pemain berusia 27 tahun itu ternyata tetap memiliki sikap yang bijak. Menurut dia, persaingan tinggi di pos bek kiri memang akan berdampak positif.
Setiap pemain akan berusaha untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya agar mendapatkan kepercayaan pelatih. Sehingga, ini bisa membentuk suasana kompetitif dan berefek baik kepada kualitas Timnas Indonesia.
“Kami memiliki banyak pemain berkualitas. Saya pikir ini adalah hal yang bagus karena itu membuat kami jadi lebih kompetitif. Kualitas tim juga menjadi lebih baik,” ujar Shayne dikutip dari kanal YouTube Sport77.
Siap Belajar dan Bersaing
Shayne mengakui, satu di antara pemain yang cukup menarik di posisi ini ialah Calvin Verdonk. Di era Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert, Verdonk memang lebih banyak mendapatkan kepercayaan untuk mengisi pos bek kiri maupun wingback kiri.
Menurut Shayne Pattynama, Verdonk merupakan sosok pemain yang berkualitas. Ketika harus duduk di bangku cadangan, dia bahkan sering belajar dari bek Lille OSC itu.
“Jika kamu melihat, misalnya, Calvin Verdonk bermain, dia adalah pemain yang sangat bagus. Sebagai pemain, kamu bisa belajar dari itu juga. Ketika saya melihatnya bermain, saya akan melihat dan tentu saja mencoba belajar darinya,” kata dia.




