Privy Ajak Masyarakat Verifikasi Dokumen Digital untuk Cegah Penipuan
Sumber Foto: VOI.id
Teknologi

Privy Ajak Masyarakat Verifikasi Dokumen Digital untuk Cegah Penipuan

JAKARTA - Penipuan berbasis dokumen digital yang tampak resmi, lengkap dengan kop surat, tanda tangan, hingga QR Code, kian menjadi ancaman serius di tengah masifnya adopsi teknologi digital di Indonesia.

Laporan Indonesia Anti Scam Center (IASC) OJK pun juga mencatat kerugian akibat penipuan digital mencapai Rp9,1 triliun dengan lebih dari 411 ribu laporan sepanjang November 2024 hingga Desember 2025.

Merespons kondisi tersebut, Privy sebagai Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) menggagas inisiatif #CekDuluBaruPercaya didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

Gerakan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat membangun kebiasaan memverifikasi dokumen digital melalui situs privy.id/verifikasi-pdf sebelum mempercayai, menandatangani, atau mengambil keputusan.

“Kami mendorong masyarakat untuk membangun kebiasaan verifikasi sebelum mempercayai atau menindaklanjuti dokumen digital,” kata Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), Teguh Arifiyadi dikutip Kamis, 19 Februari.

Sejalan dengan hal tersebut, Chief Executive Officer & Founder Privy, Marshall Pribadi, menilai bahwa tantangan utama di era digital saat ini bukan terletak pada ketersediaan teknologi, melainkan pada cara masyarakat membangun kepercayaan.

“Melalui #CekDuluBaruPercaya, kami ingin mendorong perubahan kebiasaan, dari sekadar melihat lalu percaya, menjadi memeriksa dan memverifikasi sebelum bertindak,” jelas Marshall.

Menurut Marshall, dengan teknologi yang tepat, pengecekan keaslian dokumen digital dapat dilakukan secara cepat dan mudah, sehingga pencegahan penipuan digital dapat dilakukan sebelum risiko terjadi.

Hingga saat ini, Privy juga telah mencegah 122 juta upaya fraud pada layanan kami. Hal ini menggambarkan betapa besarnya risiko kecurangan digital bagi masyarakat.

“Dengan begitu, Privy akan terus berinovasi dalam memperkuat keamanan dan kenyamanan publik dalam berinteraksi digital dengan identitas yang terverifikasi dan tentunya terjamin keabsahannya,” imbuh Marshall.

Melalui inisiatif #CekDuluBaruPercaya, Privy mendorong masyarakat untuk memanfaatkan kanal verifikasi resmi yang telah tersedia, melalui layanan verifikasi Privy di privy.id/verifikasipdf.