Karyawan Inara Rusli Curhat, Kunjungan Insanul Fahmi Picu Ketidaknyamanan
SOLOBALAPAN.COM - Kasus dugaan perzinaan dan akses ilegal yang menyeret nama Inara Rusli dan Insanul Fahmi terus bergulir dan memunculkan fakta-fakta baru.
Kali ini, pengakuan datang dari orang-orang terdekat yang setiap hari berada di lingkungan rumah Inara, yakni para karyawannya sendiri.
Dari kesaksian mereka, kehadiran Insanul Fahmi di rumah Inara disebut bukan hanya sekali dua kali, melainkan berulang hingga memicu rasa risih dan menjadi bahan pembicaraan internal para pekerja.
Pegawai Akui Risih, Kunjungan Insanul Jadi Gunjingan
Dalam tayangan YouTube Intens Investigasi pada Kamis 19 Februari 2026, mantan sopir Inara, Agung Maryanto, mengungkapkan bahwa dirinya dan pegawai lain merasa tidak nyaman dengan seringnya Insanul datang ke rumah sang artis.
Bahkan, sebelum laporan dugaan perselingkuhan dan perzinahan dilayangkan Wardatina Mawa, Insanul disebut telah beberapa kali menyambangi rumah Inara.
"Karena sudah lima kali datang, jadi para pekerja di rumah itu merasa risih dengan Insanul Fahmi," jelas Sukardi selaku kuasa hukum Agung Maryanto.
Rasa risih itu, menurut para pegawai, berangkat dari anggapan bahwa perilaku Insanul di rumah majikan mereka dinilai tidak pantas.
"“Kira-kira awalnya merasa risi, sampailah pada kesimpulan bahwa tindakan ini tidak patut. Kira-kira seperti itu. Terkait dengan perilaku, itu tidak bisa dijelaskan secara detil," bebernya.
Tak hanya itu, hubungan Inara dan Insanul bahkan disebut telah lama menjadi bahan gosip di kalangan pegawai.
Pengakuan istri mantan sopir Inara menyebut para karyawan memiliki grup WhatsApp khusus untuk membicarakan kedekatan tersebut.
“Jadi pada intinya obrolan di grup itu hanya berkaitan dengan gosip aja. Gosip atau gibah terkait dengan hubungan, hubungan khusus ya, hubungan khusus antara IR dan IF. Dan itu obrolan dari pekerja-pekerja yang bekerja di IR sendiri,” ujar Sukardi menerangkan.
Sindiran Inara Rusli untuk Wardatina Mawa
Di tengah bergulirnya pengakuan para pegawai, sikap Wardatina Mawa di hadapan media juga disebut memicu reaksi dari Inara Rusli.
Melalui unggahan di Instagram pada Selasa 17 Februari 2026, Inara membantah anggapan publik bahwa dirinya enggan meminta maaf.
Ia mengklaim sudah berupaya menghubungi Mawa secara pribadi untuk bertemu langsung dan menyampaikan permintaan maaf, termasuk mengajak pihak ketiga sebagai penengah.
"Bukan gak mau minta maaf, tapi saya udah mencoba untuk minta waktu ketemu langsung untuk sampaikan maaf. Udah meminta beberapa pihak juga untuk menengahi (ada bukti)," tegas Inara Rusli.
Namun menurut Inara, ajakan tersebut tidak mendapat respons. Ia bahkan menyindir Mawa yang dinilai lebih memilih tampil di hadapan media.
"Tapi beliau lebih pilih kesibukan yang baru menjadi artis," sambungnya.
"Gimana? Seru kan? Katanya kontraknya 50-50 ya sama manajemen saya yang lama?" tukasnya kemudian.
Kasus Perzinaan Naik Sidik, Mawa Ucap Syukur
Sementara itu, laporan dugaan perzinaan yang dilayangkan Wardatina Mawa terhadap Inara Rusli dan Insanul Fahmi resmi naik ke tahap penyidikan. Hal ini dikonfirmasi pihak kepolisian.
"Kasus dengan pelapor WM yang melaporkan IIR dan IF telah ditingkatkan ke tahap penyidikan sejak 10 Februari 2026. Saat ini perkara ditangani oleh Direktorat PA PPO Polda Metro Jaya," terang Kompol Andaru Rahutomo, Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya.
Mawa pun mengaku memiliki bukti tambahan baru untuk memperkuat laporannya.
"Ada bukti tambahan baru," bebernya.
Lewat media sosial, ia tak kuasa menahan tangis saat mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan kasus tersebut.
"Iya Alhamdulillah udah naik sidik, ya Allah dari kemarin aku tunggu-tunggu momen ini dan beneran terjadi," terang Mawa lewat media sosialnya.
"Kepikiran sama Afnan di rumah, umurnya masih 5 tahun. Sebenarnya yang paling disedihin itu dia, karena dia cuman bisa bergantung pada aku, ibunya sendiri," sambungnya.
"Alhamdulillah aku dikaruniai anak laki-laki yang ke depan InsyaAllah bisa melindungin ibunya," jelas Mawa.
"Alhamdulillah, i did it, aku bisa melewatin semuanya," tandasnya.
"Makasih banyak kepada pihak kepolisian yang sudah mengawal kasus aku, terima kasih banyak untuk semua yang sudah support aku. Aku bersyukur banget, titik aku bener-bener ikhlas, Allah bener-bener dikabulkan Allah. Udah naik sidik artinya apa yang udah aku laporin kemarin udah gelar perkara. Tandanya itu semua udah terbukti dan udah bener," pungkasnya kemudian.
Pihak Inara Rusli Tegas Tak Gentar
Di sisi lain, pihak Inara Rusli menegaskan tidak gentar menghadapi proses hukum yang berjalan.
Melalui kuasa hukumnya, Lechumanan, mereka memastikan tetap melanjutkan laporan dugaan ilegal akses CCTV ke Bareskrim Polri.
"Kau jangan menginjak kepala orang seolah-olah karena laporan kamu naik penyidikan, kami juga akan tancap gas laporan kami di Bareskrim," tegas Lechumanan, kuasa hukum sang artis, dikutip dari YouTube Intens Investigasi.
Ia juga menilai sikap Mawa sudah berlebihan dan mengingatkan agar tidak bersikap sombong.
"Mawa kau bukan siapa-siapa, kalau nggak ada Insanul, kemudian tidak ada kaitan nama Inara Rusli, kau bukan siapa-siapa," tegasnya.
"Aku nggak pernah lihat kau kok di TV, ya baru-baru sekarang lah aku lihat."
"Jadi kau harus terima kasih, kau jangan sok kali aku lihat kau, malah bersyukur pula kau laporan di Polda Metro Jaya naik sidik," tukasnya.
Kasus ini bermula dari laporan Wardatina Mawa yang membongkar dugaan perselingkuhan suaminya dengan Inara Rusli, disertai rekaman CCTV.




