John Herdman: Timnas Indonesia Masih Butuh Perbaikan Menuju ASEAN Cup 2026
HANOI, KOMPAS.TV - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuat media Vietnam khawatir terkait pernyataannya bahwa Timnas Indonesia belum bisa menjadi pesaing utama di ASEAN Cup 2026.
Diketahui, John Herdman akan memimpin Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026 pada Juli mendatang.
Meski diharapkan bisa membawa Timnas Indonesia menjadi juara, John Herdman tampaknya tak menatap pencapaian tersebut.
Media Vietnam, The Thao247 pada laporannya, Senin (16/2/2026), mengungkapkan pandangan John Herdman atas Timnas Indonesia ASEAN Cup 2026.
"Menjelang ASEAN Cup 2026, pelatih John Herdman secara jujur mengakui bahwa Indonesia belum menjadi pesaing utama,” tulisnya.
“Ia menekankan bahwa tim perlu mengatasi bayang-bayang enam kali finis sebagai runner-up sebelumnya."
Hal itu terkait ucapan John Herdman yang menegaskan langkah panjang Timnas Indonesia jika ingin menjadi yang terbaik di kawasan.
"Kami adalah tim underdog, tetapi itu menciptakan motivasi," ujar pelatih asal Inggris tersebut.
Menurut The Thao247, John Herdman tampaknya tak ingin memperlihatkan ambisi keberhasilan secara instan, yang ditakutkan malah bakal memberikan efek sebaliknya.
“Pernyataan ini menunjukkan Indonesia memilih pendekatan yang rendah hati, memposisikan diri sebagai penantang daripada memikul tekanan untuk memenangkan kejuaraan,” tulis media tersebut.
Timnas Indonesia akan berada pada Grup A, tergabung bersama Vietnam, Singapura, Kamboja dan pemenang kualifikasi antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Namun, media tersebut menilai apa yang dikatakan John Herdman bisa menjadi perangkap bagi mereka.
“Mengakui status ‘underdog’ mereka (Timnas Indonesia), sejak awal mungkin merupakan taktik psikologis dari pelatih Herdman,” tulisnya.
Namun, mereka juga menilai itu juga menjadi cerminan kenyataan untuk menggulingkan kekuatan-kekuatan mapan, Indonesia harus terlebih dulu mengatasi keterbatasannya sendiri.
Hingga saat ini, Timnas Indonesia masih mencari gelar juara perdana ASEAN Cup, yang belum pernah diperoleh sejak masih bernama Piala Tiger pada 1996.




