John Herdman Siapkan Strategi Lini Depan Timnas Indonesia Menjelang FIFA Series 2026
Tim Nasional Indonesia bersiap menyambut ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di kandang sendiri pada 27-30 Maret 2026. Di bawah arahan pelatih baru, John Herdman, fokus utama kini tertuju pada kedalaman lini serang yang diharapkan mampu tampil tajam. Indonesia akan berhadapan dengan Saint Kitts dan Nevis pada 27 Maret, dengan pemenang akan melaju ke final pada 30 Maret melawan pemenang laga antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Sorotan terhadap lini depan Timnas Indonesia bukan tanpa alasan. Performa di Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelumnya menunjukkan kebutuhan akan striker yang lebih konsisten dalam mencetak gol. Pada era pelatih Shin Tae-yong, nama-nama seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Rafael Struick menjadi andalan. Bahkan, Kevin Diks yang berposisi sebagai bek sempat menyumbangkan dua gol di babak berikutnya kualifikasi.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.
Opsi Penyerang dari Eropa: Ole Romeny dan Miliano Jonathans
John Herdman memiliki waktu sekitar satu bulan untuk meramu kekuatan timnya, termasuk memilih barisan penyerang berbahaya. Mureks mencermati adanya beberapa nama potensial yang berkarier di Eropa.
Salah satu yang terus dinanti ketajamannya adalah Ole Romeny. Striker yang bermain untuk Oxford United di Divisi Championship, kasta kedua Liga Inggris, ini sempat mencetak gol penting ke gawang Bahrain pada 25 Maret 2025 di Kualifikasi Piala Dunia 2026, berkat umpan Marselino Ferdinan. Musim ini, Romeny baru bermain 12 kali untuk Oxford United karena cedera di awal musim, dengan satu kemenangan saat mengalahkan Ipswich 2-1 pada pekan ke-17 Divisi Championship.
Terbaru, Romeny tampil selama 25 menit di babak kedua saat Oxford United takluk 0-1 dari Sunderland pada ronde keempat Piala FA 2025/2026, 15 Februari 2026. Dalam laga tersebut, ia mencatatkan rating 6,4 dengan 8 sentuhan bola, 80 persen akurasi passing, 3 kontribusi defensif, dan 2 sapuan.
Selain Romeny, Herdman juga bisa mengandalkan Miliano Jonathans. Penyerang sayap berusia 21 tahun ini sedang menikmati masa peminjaman di Excelsior, klub Eredivisie Belanda. Dijuluki “Pangeran Depok”, Jonathans telah membuktikan sentuhannya dengan mengukir dua gol sejak dipinjam dari Utrecht.
Pada 14 Februari 2026, Jonathans kembali menambah jam terbangnya saat Excelsior menjamu AZ Alkmaar di pekan ke-23 Eredivisie. Ia masuk di menit ke-79, meski Excelsior kalah 1-2. Dalam penampilannya, Jonathans memperoleh rating 6,2 setelah menciptakan 1 peluang, melepaskan 1 umpan silang, mengambil 1 sepak pojok, dan melakukan 1 recoveries. Ini merupakan laga keenamnya secara beruntun, dan Excelsior kini berada di peringkat 13 dengan 26 poin.
Pilihan dari Liga Domestik dan Regional
Tidak hanya pemain yang berkiprah di Eropa, John Herdman juga dapat mempertimbangkan penyerang yang bermain di kompetisi domestik seperti BRI Super League atau liga negara tetangga.
Ezra Walian, yang kini membela Persik Kediri di BRI Super League, menunjukkan performa impresif. Ia seolah terlahir kembali dengan mencetak enam gol dan delapan assist dalam 19 pertandingan musim ini, menjadikannya opsi menarik bagi lini serang Timnas.
Nama lain adalah Ramadhan Sananta, yang berkarier di DPMM FC, klub Brunei Darussalam yang bersaing di Liga Malaysia. Sananta langsung menjadi ujung tombak andalan klubnya, dengan total memainkan 21 laga, mencetak empat gol, dan satu assist. Dalam ringkasan Mureks, Herdman memiliki beragam amunisi untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 mendatang.




