Jasa Marga Luncurkan Aplikasi Travoy untuk Tingkatkan Literasi Digital di IIMS 2026
PT Jasa Marga (Persero) Tbk secara resmi memperkenalkan aplikasi Travoy kepada komunitas otomotif, dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Perkenalan ini bertujuan untuk menegaskan transformasi perusahaan, sebagai penyedia solusi mobilitas nasional yang modern dan terintegrasi dengan kemajuan teknologi digital.
Perusahaan berupaya memperluas jangkauan layanan digital jalan tol, agar makin dekat dengan kebutuhan para pengguna kendaraan serta industri otomotif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan platform interaktif, yang dirancang untuk membangun pengalaman berkendara yang jauh lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan.
“Kehadiran Jasa Marga di IIMS 2026 merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperluas jangkauan kampanye transformasi digital, serta memperkuat kolaborasi lintas ekosistem transportasi,” kata Rivan A. Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga, Jumat (6/2/2026).
Aplikasi bernama Travel with Comfort and Joy (Travoy) ini, berfungsi sebagai asisten digital yang membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan matang. Pengguna jalan tol dapat mengakses berbagai fitur unggulan, mulai dari pengecekan tarif tol hingga melihat kondisi lalu lintas secara langsung.
Integrasi layanan digital ini memungkinkan pengendara memantau kamera pengawas (CCTV) secara waktu nyata, untuk menghindari kemacetan di titik-titik tertentu. Selain itu, sistem notifikasi otomatis akan memberikan informasi terkini, mengenai situasi darurat atau perbaikan jalan yang sedang berlangsung di lintasan.
Inovasi tersebut diharapkan menjadi kanal komunikasi utama, yang menghubungkan pihak operator jalan tol secara dua arah dengan seluruh pelanggan. Pengenalan platform digital ini juga menjadi bagian dari persiapan perusahaan, dalam menghadapi lonjakan volume lalu lintas pada periode Lebaran 2026.
“Penguatan aplikasi Travoy ditujukan sebagai kanal utama peningkatan keterlibatan pelanggan, sekaligus strategi menghadapi lonjakan volume lalu lintas saat periode mudik Lebaran,” ujar Rivan.
Jasa Marga turut memamerkan teknologi Travoy Go, yang memanfaatkan sistem Radio Frequency Identification (RFID) untuk transaksi tanpa henti. Teknologi ini memungkinkan kendaraan melintas di gerbang tol tanpa perlu berhenti, sehingga dapat mempersingkat waktu tempuh dan mengurangi antrean panjang.
Fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau tempat istirahat juga dikembangkan, menjadi pusat layanan terpadu yang mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kawasan ini menyediakan stasiun pengisian bahan bakar umum, serta stasiun pengisian kendaraan listrik umum untuk mendukung ekosistem kendaraan ramah lingkungan.
Melalui pameran otomotif tahunan ini, perusahaan optimis dapat mendorong adopsi teknologi jalan tol pintar di kalangan masyarakat luas Indonesia. Transformasi layanan yang holistik diharapkan mampu menciptakan ekosistem transportasi, yang mendukung mobilitas masa depan berbasis teknologi digital yang sangat efisien.




