Empat Rumah Terbakar di Padang Panjang, 24 Warga Terdampak
Sumber Foto: ANTARA News Sumbar
Sosial

Empat Rumah Terbakar di Padang Panjang, 24 Warga Terdampak

Cakra Media - Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta memastikan instalasi listrik dan sumber api di rumah dalam kondisi aman.

Imbauan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, pascakebakaran yang melanda empat rumah warga di RT 06 Sungai Andok, Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat, Jumat.

“Kita harus waspada terhadap bahaya kebakaran, apalagi dalam suasana puasa saat ini. Waspada terhadap sumber api di rumah maupun instalasi listrik, dengan memeriksa kondisi instalasi listrik dan kompor yang digunakan. Semoga dengan saling waspada dan mengingatkan, tidak ada lagi musibah kebakaran di kota ini,” ujar Allex.

Terkait penanganan korban kebakaran di Sungai Andok, Allex mengatakan Pemkot Padang Panjang bergerak cepat membantu warga dengan menempatkan mereka di lokasi penampungan sementara di Masjid Nurul Khairat yang tidak jauh dari lokasi kejadian, serta memfasilitasi kebutuhan dasar.

Ia menambahkan, saat ini pemerintah daerah melakukan pendataan menyeluruh guna memastikan penanganan lanjutan, termasuk dukungan sosial dan rencana pemulihan pascakebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh rumah mengalami kerusakan berat. Sebanyak 24 jiwa dari lima kepala keluarga terdampak musibah tersebut.

Hingga Jumat malam, Pemkot Padang Panjang menyerahkan bantuan berupa air mineral, mi instan, susu, gula, teh, sarden, popok anak dan dewasa, serta makanan ringan untuk kebutuhan berbuka dan sahur kepada para korban di masjid tersebut.

Selain bantuan logistik, Pemkot juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membantu pengurusan dokumen administrasi penting yang kemungkinan ikut terbakar, serta menyiapkan solusi hunian sementara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pemkot turut mengapresiasi solidaritas masyarakat sekitar yang membantu menyediakan makanan berbuka dan sahur bagi para korban.