China Tingkatkan Pengawasan Pejabat dengan Keluarga di Luar Negeri
Moskow (ANTARA) - Pemerintah China memperketat pembatasan terhadap pejabat yang anggota keluarganya tinggal di luar negeri sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi, demikian dilaporkan South China Morning Post mengutip sumber pada Rabu.
Sejak awal tahun lalu, lembaga pemerintah dan perusahaan negara melakukan penyelidikan terhadap hubungan luar negeri pejabat dan eksekutif senior. Pejabat yang pasangannya tinggal di dalam negeri namun anak-anaknya berada di luar negeri juga kini berada di bawah pengawasan lebih ketat.
Mereka diwajibkan menyampaikan pembaruan informasi secara berkala terkait kondisi keluarga dan hubungan di luar negeri, sebut laporan media tersebut.
"Kekhawatiran utama adalah jika mereka memiliki hubungan luas di luar negeri, sehingga meningkatkan risiko inflitrasi dan korupsi," kata seorang sumber.
Karena itu, otoritas biasanya memindahkan mereka ke posisi yang dinilai kurang sensitif, lanjutnya
China meningkatkan kampanye antikorupsi sejak Presiden Xi Jinping menjabat pada 2012 dengan menerapkan delapan aturan perilaku bagi pejabat.
Xi menyebut korupsi sebagai ancaman utama bagi partai dan menegaskan kebijakan tanpa toleransi.




