BLACKPINK Raih 100 Juta Subscribers di YouTube, Jadi yang Pertama dalam Sejarah
KOMPAS.com – Idol group asal Korea Selatan, BLACKPINK, kembali menorehkan prestasi gemilang di industri musik dunia.
Kanal YouTube resmi mereka baru saja melampaui 100 juta pelanggan (subscriber), menjadikan BLACKPINK sebagai artis pertama dalam sejarah YouTube yang mencapai angka tersebut.
Melansir Soompi, Sabtu (21/2/2026), pihak YouTube secara resmi mengumumkan pencapaian ini pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat.
Sebagai bentuk apresiasi atas dominasi global mereka, YouTube menganugerahkan penghargaan khusus berupa Red Diamond Creator Award kepada grup asuhan YG Entertainment tersebut.
Prestasi ini diraih di tengah persiapan comeback yang sangat dinantikan penggemar. Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa dijadwalkan merilis mini album ketiga bertajuk DEADLINE pada 27 Februari 2026.
Album tersebut mengusung lagu utama berjudul GO, sekaligus menjadi proyek pertama BLACKPINK dengan formasi lengkap dalam kurun waktu sekitar tiga tahun lima bulan.
Raihan 100 juta subscriber ini seolah menjadi pemanasan sempurna sebelum karya terbaru mereka kembali mengguncang tangga lagu dunia.
Seiring dengan jumlah pelanggan yang masif, kanal YouTube BLACKPINK juga dikenal sebagai rumah bagi video dengan penayangan fantastis. Saat ini, terdapat sembilan video mereka yang tergabung dalam daftar elite 1 Billion Views Club.
Beberapa video musik yang telah menembus 1 miliar penayangan antara lain DDU-DU DDU-DU, Kill This Love, BOOMBAYAH, As If It's Your Last, How You Like That, dan Pink Venom.
Tak hanya karya grup, konten individu para member juga mencatatkan pencapaian serupa. Video penampilan solo Lisa untuk lagu MONEY serta video musik solo Jennie bertajuk SOLO turut melampaui angka 1 miliar penayangan.
Bahkan, dalam 12 bulan terakhir, kanal YouTube BLACKPINK secara keseluruhan berhasil mengumpulkan 3,3 miliar penayangan.
Dengan raihan Red Diamond Creator Award ini, BLACKPINK semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu musisi dengan basis penggemar terbesar dan pengaruh paling kuat di kancah internasional.




