Bijak Menggunakan Teknologi Digital Selama Ramadhan
Cakra Media - Terdengar cekikikan di ruang tamu di sore hari menjelang berbuka puasa. Suara cadel si bungsu terdengar jelas. Lalu suara ibu negara yang bergumam. Dan saya lihat, ketiga sosok perempuan dalam hidup saya itu sedang duduk berdempetan di kursi.
Si Teteh, duduk diapit oleh si Bungsu dan ibu negara. Jemari tangan teteh sibuk ke atas ke bawah. Lalu ke samping kiri dan kanan. Enam pasang mata melotot ke arah layar hp.
Tak lama kemudian, keluarlah fatwa ibu negara. Saya kembali ditugaskan untuk menunggu di depan pintu gerbang. Sekitar lima belas menit lagi akan ada orang yang mengantar takjil. Rupanya ibu negara beli takjil secara on line. Ada tetangga di RT lain yang berinisiatif jualan takjil melalui media sosial group WA ibu-ibu komplek.
Waduh, beli takjil lagi nih. Saya trauma dengan kejadian beli takjil yang banyak bersisa di hari kemarin. Mudah-mudahan saja belinya tidak berlebihan.
***
Penggunaan gawai seperti hape, tablet dan laptop itu sebetulnya sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Fungsinya sudah jelas, sebagai alat komunikasi dan informasi. Ibu negara mendapat informasi ada tetangga yang jual takjil dan bisa diantar ke rumah pembeli. Ibu negara lalu berkomunikasi dengan tetangga penjual untuk membeli takjil. Terjadilah transaks jual beli. Mudah sekali.
Kasus lainnya, dua putri mahkota pun tidak lepas dari gawai, yaitu hp dan laptop. Mereka mulai menggunakannya, ketika masa pandemi wabah Covid-19 mengharuskan pembelajaran jarak jauh dan medianya itu melalui internet dan gawai. Dan kini pun pembelajaran di sekolah masih ada sebagian menggunakan hp sebagai medianya.
Selain untuk pendidikan, dua putri mahkota menggunakan hp untuk berhubungan dengan teman-temannya. Melalui media sosial, mereka saling berinteraksi satu sama lain. Dengan orang-orang baru, mereka berkenalan satu sama lain. Saling berkirim info dan saling bertukar cerita. Kadang bermain game online bersama, istilahnya Ma-Bar (main bareng).
Saya tidak selalu sering pegang hp. Saya lebih sering menggunakan laptop karena kebutuhan pekerjaan yang mengharuskan menulis. Ada jam-jam tertentu saya berkutat di depan layar laptop, seringnya siang hingga sore hari. Kalau malam, saya jarang buka laptop. Karena giliran nonton film atau lainnya di layar televisi. Bagi saya,fungsinya itu untuk hiburan.
Lihat Techlife Selengkapnya




